Bab 1: Mengapa harga bergerak
Harga adalah negosiasi, bukan fakta
Harga pasar adalah titik terakhir saat pembeli dan penjual sepakat. Ia terlihat presisi, tetapi bukan kebenaran permanen. Ia adalah negosiasi hidup antara manusia dan mesin dengan informasi, horizon waktu, dan alasan yang berbeda.
Suplai dan permintaan adalah dasar
Ketika lebih banyak pembeli menginginkan aset daripada penjual yang bersedia menawarkan, harga cenderung naik. Ketika penjual lebih agresif daripada pembeli, harga cenderung turun. Pasar nyata terus berubah karena peserta memiliki tujuan dan jangka waktu berbeda.
Berita mengubah ekspektasi
Pasar tidak hanya memberi harga pada apa yang terjadi sekarang. Pasar memberi harga pada apa yang diharapkan peserta berikutnya. Rumor listing, perubahan hukum, masalah keamanan, berita ETF, atau gelombang sosial dapat mengubah ekspektasi dengan cepat.
Likuiditas menentukan kerasnya gerakan
Likuiditas adalah jumlah beli dan jual yang tersedia dekat harga sekarang. Di pasar dalam, order sedang hampir tidak menggerakkan harga. Di pasar tipis, order yang sama dapat mendorong harga kuat ke atas atau bawah.
Volume mengonfirmasi minat
Volume menunjukkan seberapa banyak trading terjadi. Gerakan dengan volume kuat biasanya berarti lebih banyak peserta terlibat. Volume tidak menjamin arah, tetapi membantu membedakan gerakan tenang dari perhatian nyata.
Emosi adalah bagian dari mesin
Pasar penuh ketakutan, keserakahan, ketidaksabaran, dan penyesalan. Orang membeli karena tidak ingin tertinggal. Mereka menjual karena panik. Algoritma dapat memperbesar reaksi ini melalui stop loss atau order momentum.
Kebiasaan berguna
Sebelum bereaksi pada pergerakan harga, tanyakan: apakah ada volume, apakah likuiditas cukup dalam, apakah berita mengubah ekspektasi, dan apakah gerakan terlihat di lebih dari satu bursa?